ADAMLABS Bersama PT Bryan Medikal Hadir di MaCPLAM 2026, Dukung Transformasi Digital Laboratorium Klinik

September 21, 2026 by
ADAMLABS Bersama PT Bryan Medikal Hadir di MaCPLAM 2026, Dukung Transformasi Digital Laboratorium Klinik
ekaamaliarachmawati

Mengganti Laboratory Information System (LIS) bukan sekadar memasang software baru. Bagi laboratorium, perubahan sistem juga berkaitan dengan alur kerja, data pasien, integrasi alat, hingga kesiapan tim dalam menggunakan sistem.

Seiring berkembangnya kebutuhan laboratorium, sistem yang sebelumnya digunakan mungkin sudah tidak lagi sepenuhnya mendukung workflow. Kondisi tersebut dapat menjadi pertimbangan untuk melakukan evaluasi dan mencari LIS yang lebih sesuai dengan kebutuhan laboratorium.

Karena itu, proses perpindahan perlu dipersiapkan dengan baik agar operasional laboratorium tetap berjalan lancar. Lalu, apa saja yang perlu disiapkan?

Baca Juga: Fitur Penting yang Wajib Ada dalam Sistem LIS Modern

Hal-Hal yang Perlu Dipersiapkan Saat Pindah LIS

1. Evaluasi LIS yang Saat Ini Digunakan

Sebelum berpindah, identifikasi terlebih dahulu apa yang sudah berjalan dengan baik dan apa yang masih menjadi kendala pada LIS lama. Beberapa hal yang dapat dievaluasi antara lain:

  • Alur registrasi dan pemeriksaan
  • Proses input dan verifikasi hasil
  • 1. Integrasi dengan Analyzer
  • Integrasi dengan SIMRS atau sistem lain
  • Pengelolaan data dan laporan
  • Fitur yang masih dibutuhkan oleh tim laboratorium

Evaluasi ini membantu menentukan kebutuhan yang harus dipenuhi oleh LIS baru.

2. Petakan Alur Kerja Laboratorium

Setiap laboratorium dapat memiliki workflow yang berbeda. Karena itu, jangan hanya melihat fitur, tetapi pastikan sistem baru dapat mendukung alur kerja yang benar-benar digunakan oleh tim.

Mulai dari proses registrasi pasien, pengambilan dan penerimaan sampel, pemeriksaan, input hasil, verifikasi, hingga hasil diterbitkan.

3. Siapkan Data untuk Migrasi

Data merupakan salah satu bagian penting dalam proses perpindahan sistem. Tentukan data apa saja yang perlu dipindahkan dan pastikan formatnya dapat digunakan pada sistem baru.

Data yang perlu diperhatikan dapat mencakup data pasien, pemeriksaan, hasil pemeriksaan, master data, serta riwayat yang dibutuhkan untuk operasional.

4. Pastikan Integrasi dengan Analyzer dan Sistem Lain

Jika laboratorium menggunakan berbagai analyzer atau sudah terhubung dengan SIMRS, pastikan LIS baru dapat mendukung kebutuhan integrasi tersebut.

Integrasi yang baik membantu mengurangi proses input data secara berulang dan membuat pertukaran informasi antar sistem menjadi lebih terstruktur.

5. Siapkan Tim untuk Beradaptasi

Perpindahan sistem juga berarti perubahan cara kerja bagi pengguna. Karena itu, tim laboratorium perlu mendapatkan training dan pendampingan sebelum sistem digunakan sepenuhnya.

Berikan kesempatan kepada pengguna untuk mencoba workflow baru, memahami fitur, dan menyampaikan kendala selama masa uji coba.

6. Lakukan Uji Coba Sebelum Go-Live

Sebelum sistem baru digunakan secara penuh, lakukan testing terhadap workflow dan integrasi yang dibutuhkan. Pastikan proses utama, mulai dari registrasi hingga hasil pemeriksaan, dapat berjalan sesuai kebutuhan.

Setelah sistem dinyatakan siap, barulah proses go-live dilakukan dengan dukungan tim implementasi.

ADAMLIS, Solusi LIS untuk Laboratorium Modern

Memilih LIS bukan hanya tentang mengganti proses manual menjadi digital, tetapi memastikan sistem mampu mendukung workflow laboratorium secara menyeluruh.

ADAMLIS hadir untuk membantu laboratorium mengelola proses pemeriksaan secara lebih terintegrasi, mulai dari registrasi pasien, pengelolaan sampel, integrasi analyzer, monitoring pemeriksaan, QC, verifikasi hasil, hingga pelaporan.

Dengan sistem yang tepat, laboratorium dapat bekerja lebih efisien sekaligus memberikan pelayanan yang lebih cepat dan terintegrasi.

Ingin mengetahui bagaimana ADAMLIS dapat mendukung operasional laboratorium Anda? Jadwalkan demo gratis bersama tim ADAMLABS.



Tags
Archive